• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
Kabar Daerah Papua Barat
  • HOME
  • HEADLINE
  • DAERAH
    • Kab. Fakfak
      • Kab. Kaimana
    • Kab. Manokwari
      • Kab. Manokwari Selatan
    • Kab. Maybrat
      • Kab. Pegunungan Arfak
    • Kab. Raja Ampat
      • Kab. Sorong
    • Kab. Sorong Selatan
      • Kab. Tambrauw
    • Kab. Teluk Bintuni
      • Kab. Teluk Wondama
    • Kotamadya Sorong
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • OPINI
  • SENI & BUDAYA
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • DAERAH
    • Kab. Fakfak
      • Kab. Kaimana
    • Kab. Manokwari
      • Kab. Manokwari Selatan
    • Kab. Maybrat
      • Kab. Pegunungan Arfak
    • Kab. Raja Ampat
      • Kab. Sorong
    • Kab. Sorong Selatan
      • Kab. Tambrauw
    • Kab. Teluk Bintuni
      • Kab. Teluk Wondama
    • Kotamadya Sorong
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • OPINI
  • SENI & BUDAYA
No Result
View All Result
Kabar Daerah Papua Barat
No Result
View All Result
HOME JAKARTA BABEL JABAR BANTEN JATENG RIAU SULUT ACEH SUMUT KEPRI SULBAR SULTENG SULTRA GORONTALO SULSEL MALUKU MALUT PAPUA BARAT KALTARA KALSEL KALTIM PAPUA SUMBAR JAMBI SUMSEL BENGKULU LAMPUNG JOGJA JATIM NTB NTT BALI KALBAR KALTENG
Apa Kabar Biak Berdarah? Aksi Mahasiswa di Manokwari Memperingati Peristiwa Biak 1998

Apa Kabar Biak Berdarah? Aksi Mahasiswa di Manokwari Memperingati Peristiwa Biak 1998

7 Juli 2021

Manokwari, papuabarat.kabardaerah.com, Rabu (07 Juli 2021), – Apa kabar Biak Berdarah? Begitu bunyi salah satu pamflet yang dibentang mahasiswa yang berunjuk rasa di Manokwari, Selasa (06-07-2021) petang. Aksi ini nyaris tidak diketahui publik, pasalnya peristiwa 23 tahun silam, seakan-akan hendak dilupakan banyak orang. Apalagi kebanyakan orang yang lahir setelah tahun 2000 dan kaum milenial yang baru melek informasi dunia pada satu dekade setelah peristiwa itu. Beruntung ada kelompok mahasiswa, yang ialah kaum milenial juga, namun giat melawan lupa.

Aksi di petang hari itu, berlangsung cepat. Hanya satu jam, setelah itu para mahasiswa membubarkan diri. Aksi dimulai dengan pembakaran lilin, dilanjutkan dengan orasi dan baca puisi. Salah satu puisi dibacakan Karel Yembise, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, berjudul Enam Juli.

Enam Juli adalah luka yang membusuk
Bukan komedi tapi tragedi
Hari Permandian Darah
Pemberian nama palsu
Pusara Tanpa Nama

Apa kabar Biak Berdarah?

Apa salah ras ini di negeri pertiwi ini?
Kekayaan kalian ambil
Nyawa pun kalian ambil
Seakan mereka lahir ke bumi
Hanya untuk disiksa dan dibunuh

Pusara Tanpa Nama adalah fakta
Bahwa orang Biak di pulau sana belum menemukan kuburan sanak keluarga mereka
Siapa yang mesti bertanggung jawab?
Siapa?
Siapa?

Kesedihan yang tidak bisa berhenti
Luka yang tidak dapat disembuhkan
Kata maaf pun tidak berarti

Masalah Papua bukan semata ingin merdeka
Tapi sejarah yang dimanipulasi
Pelanggaran HAM masa lalu yang tidak pernah diselesaikan
Dan penumpahan darah yang terus terjadi hingga saat ini

Apa kabar Biak Berdarah?

Pusara Tak Bernama
Tinggal Nama Tanpa Pusara
Enam Juli Seribu Sembilan Ratus Sembilan Puluh Delapan
Enam Juli Dua Ribu Dua Puluh Satu

Karel menjelaskan maksud aksi ini. “Kami mau mengingatkan negara ini untuk menyelesaikan pelanggaran-pelanggaran HAM masa lalu dan masa sekarang. Pertumpahan darah masih terjadi di Papua. Saya mohon…” ujar Karel, tampak sedih.

Mahasiswa lainnya membacakan Puisi dengan judul Biak Berdarah 6 Juli 1998.

Biak
Dua puluh tiga tahun silam
Hukum dihukum di tanahmu
Kebenaran membisu
Suara keadilan bersenandung pilu
Tancapan timah panas di dadamu

Oh…oh…Biak
Racikan kata-katamu ungkap pelaku
Tenggelam di Laut Papua
Pembungkaman padamkan api kebenaranmu di Bumi Papua

Biakku sayang
Ketahuilah
Bila langit tak terbatas
Pembungkaman tak abadi
Bila sehabis hujan ada pelangi
Kebenaran dan keadilan segera menyingsing

Sambutlah fajar yang merekah
Kami alami
Biakku
Tragedimu dirasakan rakyat Sorong sampai Samarai

ArtikelLainnya

KPPS Manokwari bersama Organisasi Mahasiswa Unipa Siap Pasarkan Puluhan Ton Beras Petani Dataran Pramasi

Sempat tertunda sejak Senin lalu, akhirnya Pengurus Karang Taruna Papua barat resmi dilantik oleh PJ. Gubernur Papua Barat

Perintah Pj Gubernur, pelantikan pengurus karang taruna Papua barat akan di Lakukan Kamis besok.

Ketua GMNI Cabang Manokwari, Silas Kalasuat, menegaskan kehadiran mahasiswa sebagai social control. “Pemerintah harus berani bertanggung jawab, agar tidak ada lagi konflik di Tanah Papua. Kami sangat sedih, sehingga aksi kami ini dengan satu tujuan, yaitu memberitahu negara bahwa pengorbanan rakyat, penindasan terhadap rakyat Papua harus dihentikan dan dituntaskan secara baik. Pemerintah harus tegas, apa yang dilakukan pemerintah, harus berani juga untuk selesaikan,” tegas Silas.

Selain membakar lilin dan membentang pamflet, mahasiswa juga menyampaikan orasi. Seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Cenderawasih, Rico Wambrauw, berharap kehadiran negara mengatasi masalah yang telah lama terjadi. “Sekitar 150-an warga yang dibantai, dibunuh. Mereka adalah manusia yang tidak bersalah, yang harus dilindungi. Kami sangat sayangkan, sampai sekarang pun negara tidak pernah mengatasi masalah yang terjadi saat itu. Kami harapkan negara bisa turun untuk mengatasi dan mengungkap semua masalah kemanusiaan yang terjadi di Biak,” urai Rico.

Aksi berlangsung tertib, dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19, dan tak lama kemudian bubar. (fat)

Pembaca: 851
ShareTweetSend
Previous Post

Ketua RT 2 RW V Kelurahan Sanggeng, Yance Kambu: Ini Empat Alasan Mendasar Penanggulangan Narkoba di Manokwari

Next Post

Pre-Summit KTT Sistem Pangan Dunia Berlangsung di New York, Diduga di Bawah Intervensi Korporasi Global, Begini Pandangan Masyarakat Sipil di Indonesia

Discussion about this post

Currently Playing

Kabar Daerah Network

  • Aceh
  • Sumut
  • Sumbar
  • Kepri
  • Riau
  • Jambi
  • Sumsel
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Babel
  • Yogyakarta
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Jabar
  • Jateng
  • Jatim
  • NTB
  • NTT
  • Bali
  • Kalbar
  • Kaltara
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kalsel
  • Sulut
  • Sulbar
  • Sulteng
  • Sultra
  • Sulsel
  • Gorontalo
  • Malut
  • Maluku
  • Papua
  • Papua Barat

Tentang Kabar Daerah

PT KABAR DAERAH INDOMEDIA

Media Online & TV Streaming Nasional

Portal berita dan TV Streaming nasional yang tersebar di seluruh Indonesia. Memberikan informasi daerah terupdate, tercepat dan terlengkap.

Seluruh Wartawan Kabar Daerah dibekali oleh ID Card dan Surat Tugas yang terdaftar dalam Box Redaksi.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Tentang Kami
Pembaca: 0
No Result
View All Result
  • HOME
  • HEADLINE
  • DAERAH
    • Kab. Fakfak
      • Kab. Kaimana
    • Kab. Manokwari
      • Kab. Manokwari Selatan
    • Kab. Maybrat
      • Kab. Pegunungan Arfak
    • Kab. Raja Ampat
      • Kab. Sorong
    • Kab. Sorong Selatan
      • Kab. Tambrauw
    • Kab. Teluk Bintuni
      • Kab. Teluk Wondama
    • Kotamadya Sorong
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • OPINI
  • SENI & BUDAYA


© 2018 PT. Kabar Daerah Indomedia
Aceh | Sumatera Utara | Kepulauan Riau | Riau | Sumatera Barat | Jambi | Sumatera Selatan | Bengkulu | Lampung | Bangka Belitung | Jawa Barat | Banten | DKI Jakarta | Jawa Tengah | Yogyakarta | Jawa Timur | Sulawesi Utara | Sulawesi Barat | Sulawesi Tengah | Sulawesi Tenggara | Sulawesi Selatan | Gorontalo | Kalimantan Utara | Kalimantan Barat | Kalimantan Tengah | Kalimantan Selatan | Kalimantan Timur | Nusa Tenggara Barat | Nusa Tenggara Timur | Bali | Maluku | Maluku Utara | Papua Barat | Papua