Beranda HEADLINE 40 Jam Lamanya, Korban Tertimbun Longsor Proyek Bandara Torea Fakfak Berhasil Dievakuasi

40 Jam Lamanya, Korban Tertimbun Longsor Proyek Bandara Torea Fakfak Berhasil Dievakuasi

311
BERBAGI

FAKFAK, Jumat (12/01/2018) Papuabarat.kabardaerah.com – Hampir 40 jam lamanya, operator alat berat, petugas gabungan BNPB dan Basarnas Kabupaten Fakfak, serta aparat Polres Fakfak, dibantu warga berhasil mengangkat jenazah korban tertimbun longsor proyek Bandara Torea Fakfak, Papua Barat.

Semenjak peristiwa ini, Rabu (10/01) pukul 09:30 wit, sejumlah operator excavator bergantian bekerja keras menggali dan memindahkan material batuan yang longsor.

Sekitar jam 10 malam, Kamis (11/01), alat berat yang tertimbun bersama korban sudah terlihat, tapi excavator lainnya tampak berhati-hati memindahkan material batuan, pasalnya kondisi material di atasnya yang labil sehingga sewaktu-waktu dapat terjadi longsor susulan.

Baca juga :https://papuabarat.kabardaerah.com/2018/01/11/longsor-di-proyek-bandara-torea-fakfak-satu-pekerja-dan-excavator-tertimbun/

Posisi korban pada kedalaman sekitar 6 meter, sedangkan tinggi total hingga permukaan bukit batu yang bergeser ini mencapai 20 meter.

Proses evakuasi berlangsung hingga lewat jam 12 tengah malam, barulah jenazah korban berhasil diangkat.

Korban dibungkus kantong mayat, lalu digotong ke Ambulance yang telah stand by di Runway Bandara.

Dari Bandara Torea Fakfak, iring-iringan Ambulance dan pengantar jenazah bergerak ke RSUD Fakfak. Jenazah dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Fakfak.

Sementara itu, hingga larut malam ini, puluhan warga Fakfak ikut menyaksikan proses pembongkaran material dan evakuasi korban, sampai menghantar jenazah ke RSUD.

Banyak di antara warga ialah sanak keluarga dan teman kerja korban. Almarhum Fandi, korban kecelakaan kerja ini, meninggalkan seorang istri dan seorang anak masih balita. (fat)