Beranda HEADLINE Reses Akhir Tahun, Anggota Dewan Naik Buldozer Tinjau Pembangunan Jalan di Rimba...

Reses Akhir Tahun, Anggota Dewan Naik Buldozer Tinjau Pembangunan Jalan di Rimba Kaimana

110
BERBAGI

KAIMANA, Minggu (17/12/2017) PAPUABARAT.KABARDAERAH.COM – Reses akhir Tahun 2017, pimpinan Komisi C DPRD Kabupaten Kaimana, meninjau proyek pembangunan jalan di pedalaman Lobo, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kaimana, Ridwan Ombaier, menjelaskan peninjauan ini untuk memastikan kemajuan pekerjaan yang dibiayai uang Negara.

”Kami bermaksud melihat langsung kondisi lapangan, hambatan dan kendala, tapi juga berguna untuk memantau kesesuaian pembiayaan dengan hasil kerja!” jelas Ridwan Ombaier, yang baru bertugas sebagai Ketua Komisi C di paruh waktu kedua masa jabatan DPRD Kaimana 2014-2019.

Peninjauan selama dua hari, 11-12 Desember 2017, dengan perjalanan laut menggunakan Longboat Motor Tempel, dari pantai Kaimana Kota. Dari kota, sekitar 1,5 jam lamanya perjalanan ke Kampung Lobo. Pelabuhan kampung yang menjadi titik pangkal rencana pembangunan jalan sepanjang lebih dari 50 km ini.

Tahun 2017 yang tak lama lagi berakhir, adalah tahun ketiga pemerintah mengalokasikan sejumlah dana dari APBD Kabupaten Kaimana untuk pembangunan infrastruktur jalan di Daerah ini.

Pembangunan jalan ini melalui beberapa kampung, yakni Kampung Lobo sebagai Titik Nol, Kampung Jarati, Kampung Faranyau, Kampung Kampung Wanggatnau, Kampung Werua, hingga akan berujung di Kampung Sara.

Jalan poros Desa (Kampung) Lobo ditingkatkan pembangunannya pada tahun 2015, dengan alokasi anggaran Rp 5.720.761.000,00, pada mata anggaran Pendamping DAK Tambahan.

Tahun Anggaran 2015, pembangunan jalan Lobo – Wanggatnau (lanjutan Kampung Lobo), sepanjang 10 km, dengan alokasi anggaran sejumlah Rp 20 milyar. Pada Tahun Anggaran 2016, Pemerintah Kabupaten Kaimana memprogramkan Belanja Modal untuk pembangunan jalan pada ruas Lobo – Wanggatnau, sepanjang 16 km, dengan alokasi anggaran Rp 33.463.927.000,00 (lebih dari Rp 33 Milyar).

Pada kegiatan tahun ini, alokasi anggaran sejumlah Rp 23.018.500.202,00 (lebih dari 23 milyar rupiah) disiapkan pemerintah untuk pembangunan jalan ruas Wanggatnau – Sara (lanjutan), sepanjang 10 km. Pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2017, diprogramkan lagi pembayaran utang (DPAL) pembangunan jalan Lobo – Wanggatnau (Wanggatnau – Sara), sepanjang 14,3 km dan lebar 7 meter, sejumlah Rp 5.790.013.791,00, yakni pembangunan jalan ruas dimaksud pada tahun 2016 itu.

DPAL adalah dokumen yang memuat sisa belanja tahun anggaran sebelumnya sebagai dasar pelaksanaan anggaran tahun berikutnya sengan jaminan pembiayaan yang berasal dari SILPA tahun sebelumnya, untuk selanjutnya ditampung dalam peraturan daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran berikutnya.

Inisiatif melakukan peninjauan langsung di masa reses akhir tahun ini juga berkaitan adanya dugaan tumpang tindih ruas pembangunan jalan ini, dengan pembiayaan puluhan milyar rupiah mulai tahun 2015 lalu. (fat)